19 October 2009

Terungkapnya Identitas Gajahmada 2 (Sinopsis)

Legenda ini terjadi pada jaman Mojopahit, diawali perjalanan karier seorang Bekel atau komandan regu jaga Gajahmada yang saat terjadi pemberontakan Ra Kuti tahun 1319, bersama 15 orang anak buahnya sedang mendapatkan giliran jaga di istana Raja Joyonegoro, untuk menyelamatkan Raja dari rongrongan pemberontak, Bekel yang saat itu baru berusia 19 tahun kemudian menyembunyikannya ke Desa Bedander Bojonegoro dimana para perangkat desa dan pemudanya banyak yang kerabat dekat Gajahmada. Meski masih berusia belia, Bekel telah piawai mengkoordinir para pejabat dan pembesar Mojopahit serta rakyat yang masih setia kepada raja untuk melumpuhkan para pemberontak dan mengembalikan raja pada singgasananya.



Berkat jasanya itu Joyonegoro kemudian mengangkatnya menjadi Patih di Kerajaan vasal Kahuripan mendampingi Tribhuwono Tunggodewi yang telah terlebih dahulu menjadi Raja muda disana, sebuah jabatan yang melampaui level-level diatasnya. Di bekas kerajaan Erlangga itu Gajahmada sering melakukan anjangsana ke seluruh wilayah pelosok desa, dan sesampainya di lereng Gunung Wilis dia sangat terpesona oleh keindahan, kemolekan dan kemistisan Gunung itu yang dirasa penuh misteri.
Tahun 1331 sebelum pengangkatannya menjadi Patih Mangkubumi, terlebih dahulu Gajahmada melakukan upacara ritual adus banyu bandel atau air kekebalan di Makutho yang mempertebal keberaniannya untuk melakukan Sumpah Palapa, yang dalam realisasinya wilayah Mojopahit tidak sebatas nusa-nusa antara Pulau Jawa, namun sampai ke Papua dan semenanjung Melayu, meskipun demikian belum menyentuh Pakwan Pajajaran sebagai sebuah kerajaan yang masih berdaulat sendiri...

Murungnya Hayam Wuruk membuat seluruh keluarga kraton kecewa dan menimpakan semua kekesalannya pada Mangkubumi Gajahmada yang dianggap sebagai biang keladi, salah satunya yang kecewa adalah Wijaya Rajasa yang kemudian mengepung rumah kepatihan untuk menangkapnya. Pengepungan yang mendadak tentu saja mengagetkan dan membuat panik Ken Bebet isterinya dan Aryo Bebet anaknya. Dalam kepanikan itu, Ken Bebet seakan melihat bayangan putih suaminya berkelebat tersenyum kepadanya yang di asumsikan bahwa Gajahmada telah terbunuh oleh prajurit-prajurit itu dan mukso hilang bersama raganya, tanpa pikir panjang Ken Bebetpun bunuh diri menyusul arwah suaminya yang sebetulnya berhasil melarikan diri. Diceritakan dalam buku disanalah hingga akhir hayat mahapatih gajah mada berada dan makam nya pun berada tak jauh dari tempat tersebut...

Untuk mengetahui keseluruhan cerita legenda tersebut silahkan baca aja bukunya. tulisan terkait dan pemesanan silahkan klik dsini

2 comments:

untuk mengisi coment :
- ketik komentar anda di kotak/jendela yang telah ada.
- Di "Coment as :" klik tanda panah dan pilih profile :
- Google account untuk yang mempunyai account/Id di
google
- Open ID untuk yang Mempunyai ID khusus
- Name/Url untuk yang hanya ingin mengisi nama dan
atau link Url(bisa diisi salah satu)
- Anonymous bagi yang tidak mau mencantumkan nama
(tidak disarankan)